Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Kumpulan Puisi Cinta Pendek yang Bikin Baper
PuisiKumpulan puisi cinta ini bisa anda bacakan kepada pasangan anda. Saran saya waktu ingin membacakan silakan anda pilih waktu yang pas terlebih dahulu agar pasangan anda menjadi baper. Puisi tentang cinta ini bisa juga anda kirimkan lewat sms. Langsung saja anda lihat puisi tentang cinta di bawah ini.
Terkadang berkorban itu penting dalam suatu hubungan, meskipun hati yang jadi taruhan, kebesaran hati dan ketulusan akan membawa kita ke tempat yang lebih tinggi derajatnya, lepaskanlah kalau itu bisa membuat orang yang kau cintai merasa baik, relakanlah kalau itu yang diinginkan orang yang kamu cintai, lupakanlah kalau itu yang dipinta orang yang kamu cinta.
Ketika seseorang jatuh cinta kehidupannya bagaikan melayang kemanapun dia pergi, hidup tanpa cinta serasa hampa namun bagaimana ketika cinta itu dihianati? disakiti? semua itu hancur, seperti kita yang lagi terbang di atas awan namun tiba-tiba kita jatuh karena parasutnya tiba-tiba tidak terkendali, bisa saja kita mati, luka yang begitu parah, lecet dan mungkin ada juga yang tak sakit apaun.
Kadang kita sering terjebak dalam fananya cinta tanpa melihat apakah dia juga suka sama kita, namun memang dasar cinta itu buta yang tak bisa kita tebak dengan hanya sekedar meraba namun harus bisa merasakannya dengan hati yang tulus dan murni.
Kehidupan manusi tidaklah akan ada yang tahu siapapun juga, hanya Dia-lah yang maha mengetahui, yang merahasiakan rahasia dari semua rahasia, janganlah kau simpan rasa cintamu terlalu lama sebelum cinta itu pergi dari sisimu segeralah kau utaraka padanya.
Cinta memang buta, tak memandang dari segi apapun karena cinta datangnya tiba-tiba seiring dengan berjalannya waktu, karena cinta orang jadi luluh, yang tadinya jahat menjadi baik, kasar menjadi lembut, keras menjadi lembut, itulah cinta yang bisa merubah siapapun yang merasakannya.
Cinta yang telah pergi akan merasakan sebuah kerinduan yang amat sangat mendalam, meskipun ada cinta yang dihianati ataupun yang menghianati akan tetapi takkan pernah ada orang yang menghilangkan memori-memori indah saat bersama, kenanglah masa lalumu dengan kerinduanmu bukan dengan kebencianmu.
Pengorbanan cinta yang tidak bisa kita pungkiri sering kali bisa melupakan segalanya, yang tidak ada menjadi ada, yang tidak mungkin menjadi mungkin, dan yang mustahil menjadi tidak mustahil. Karena memiliki cinta berarti mempunyai suatu keinginan dan kepedulian.
Menanti itu sangat membosankan, namun untuk cinta yang kita nanti semuanya akan baik-baik saja, karena urusan cinta itu adalah urusan hati yang dimana hati itu Allah yang membolak-balikkannya, jadi apapun itu keyakinan hati itulah jawaban dari penantiannya.
Cinta itu memang membutuhkan pengorbanan dan perjuangan untuk kita bisa mendapatkan hati yang cocok untuk kita miliki, karena pada hakikatnya Allah telah mempasangkan segala apa yang ada di dunia ini termasuk dengan urusan cinta.
Cinta Itu Ikhlas
cinta bagaikan air laut yang mengisi sebagian isi bumi…
memberi banyak kehidupan..
membuat orang ingin tahu..
dan tiap orang pasti mengalami cinta..
cinta itu keikhlasan..
cinta itu kemauan..
cinta itu saling mengerti..
cinta itu indah jika kita bisa menempatkannya pada tempat terbaik dalam hati..jadikan cinta itu indah dihatimu..
karena cinta bisa seindah yang kau mau
“Edi aku mencintaimu”
Dalam segala kurang dan lebihmu
Dalam pintaku pada-NYA terselip namamu yang selalu kurindu
I Lup U
Inginku Milikku Dirimu
Terlalu lama ku pendam
Semua rasa ini padamu
Kini ku sudah tak tahan
Ku ingin kau tau semua..
Aku lebih dulu mencintaimu
Aku lebih dulu mengenalmu
Bukannya dia..
Cinta itu harus diungkapkan
Cinta itu harus memiliki
Tak kan kulepaskan dirimu
Memang tinggi egoku
Namun.. ingin ku miliki dirimu..
Demi cinta yang t`lah lama ku pendam
Demi mengganti semua pengorbanan
Yang t'lah ku lakukan untukmu
Kau harus jadi milikku..
Cinta yang Tak Pasti
mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti
mungkin aku tak sengaja jg menyakiti
andai aku tau isi hatimu
andai kesempatan itu datang lagi padaku
sekarang mustahil bagiku
bahkan menyentuh bayangmu, aku tak mampu
sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku
dan cinta ni jadi sesak dalam dadaku
aku tau cinta ini sudah tak laku
tapi biarkan cinta ini aku miliki
biarkan cinta ni menjadi bebanku
aku tak peduli
meski menghambat jalanku
aku tau mencintaimu adalah tak pasti
Aku Menginginkanmu
semoga perih ini akan terobati
semoga galau ini cepat usai
karena kau sakiti aku
karena kau lupakan aku
andai saja masih denganku
dan..
andai saja dulu kau jujur
aku akan mengerti semua itu
tapi, apalah daya..
kini sudah terlanjur
sapa ku takkan terucap
rasa ku takkan terungkap
dan tanyaku takkan terjawab
masihkah ada bayangmu
masihkah ada kenanganmu
andai saja waktu berputar kembali
kan ku ucap..
aku masih menginginkanmu
dan kiriman kedua dari saudari Aisatun Amanah
Pilihan
ku coba tuk lupakan
dan ku coba tuk membenci
tapi dirimu selalu ada
difikiranku yang tak menentu
mengapa kau ada
membayangiku
bimbang
perasaan tak menentu
sebuah pilihan
harus aku tentukan
apakah aku harus melupakanmu?
atau.
tetap mengenangmu
walau kau sudah melupakanku
Bidadari tanpa sayap
Kelembutan hatinya membuatku terpana. . .
Melihat kehindahan Rembulan,
Sama seperti melihat keindahan wajahnya.
Sungguh kuat dia menghadapi ini semua. . .
Menghadapi keaadaannya yg begitu nyata.
Merasakan penderitaannya sendirian.
Dan mengukur penderitaan diatas mimpi . . .
Walau dia hanya Bidadari tanpa sayap,
Tapi kelembutan hatinyalah yang membuatku merasa seperti.....
Berada di atas awan.
Sekian dulu puisi cinta kali ini, semoga bermanfaat untuk para pembaca sekalian
Nah itulah beberapa puisi tentang cinta yang saya ketahui. Terima kasih atas kunjungan anda silakan komentar kalau anda mempunyai puisi-puisi cinta lainya nanti saya akan cantumkan di atas.
Kumpulan Puisi Arbani Yazis Pada Sinteron Roman Picisan
Puisi Roman PicisanSinetron roman picisan yang di perankan oleh artis ganteng arbani yazis ini di kenal dengan puisi-puisinya yang membuat baper pendengarnya. Sinetron roman picisan inipun di tayangkan setiap hari di RCTI dan akan ada puisi-puisi terbaru nya yang di bacakan oleh arbani yazis. Langsung saja anda simak puisi-puisi roman picisan terbaru di bawah ini.
"Pak..
Walaupun kata-katamu kasar
Ku tau kau berhati besar
Pak..
Aku janji padamu
Peluh keringatmu
Akan ku balas dengan semangatku
Air matamu
Akan kubayar dengan prestasiku
Tak berani ku janjikan gunung padamu
Tapi ku pastikan, ku takkan buatmu malu" - Roman Picisan
"Aku takut menyayangimu
Tapi aku sayang
Aku takut jatuh cinta padamu
Tapi aku makin cinta
Kini ku takut kehilanganmu
Tapi kau tak hilang
Terima kasih bidadari
Terima kasih wulandari" - Roman Picisan
"Keindahan ini sedang indah-indahnya
Membuatku bertanya-tanya..
Apakah ini nyata..
Atau hanya halusinasi mata..
Yang ku mampu lakukan hanya berdo'a..
Agar Tuhan..
Selalu menjaga aku dan rasa..
Kamu dan cinta..
Menjaga romansa..
Milik kita.." - Roman Picisan
Waktu kau anggap musuh
Karna berputar teramat lambat
Namun sejak mengenalmu
Waktu berputar kian cepat
Bagai melayang
Seperti hatiku yang bahagia
"Tuhan..
Pedih ini mengoyak hati
Karena kurobohkan kebanggaan bapak
Menjadi luluh lantak
Bulan purnamaku pun
Di balik awan tak nampak
Tuhan..
Teguhkan hati ini
Agar ku raih lagi senyuman
Di wajah bapakku
Dan tetap jalani romansa
Dengan bidadariku" - Roman Picisan
"Ku pikir..
Bahagia sudah ku raih..
Tapi ku jatuh lagi karena ketidakpastian..
Tuhan..
Jangan biarkan debu halangi langkahku..
Jangan biarkan angin bawa mimpiku..
Biarkan aku rengkuh banggaku..
Agar mamak dan bapak tersenyum haru.." - Roman Picisan
"Saat ku buat orang tuaku bangga..
Tapi nyatanya..
Separuh rasaku tersiksa..
Saat kulihat bidadariku terluka..
Wahai bulan purnama
Janganlah berurai air mata
Jangan biarkan pesona senyumu tiada
Karena kau buatku tak berdaya" - Roman Picisan
"Wahai bidadariku..
Niat menyakitimu tak pernah tersirat..
Salah paham pun tak pernah ingin ku ikat..
Terimalah maaf yang tulus ku semat..
Dari hati yang kini tengah bermunajat..
Duhai bulan purnama..
Jangan biarkan ikrar cinta kita rusak..
Karena ego yang kian sesak..
Lepaskan prasangka yang merangkul sedihmu..
Karena sedihmu..
Mengoyak jiwaku.." - Roman Picisan
"Bidadariku kini tersenyum lagi
Bulan purnamaku kini merona kembali
Andai ku punya kuasa waktu
Akan ku biarkan waktu menjadi beku
Wahai bidadari berwajah jelita
Tetaplah kau tebar wangi cinta
Jangan biarkan malammu pergi
Karena pesona bulan purnamamu
Akan selalu ku nikmati" - Roman Picisan
"Aku dan kamu ada di titik beda yang nyata
Tapi aku tau..
Kita bisa menyatukan rasa bersama..
Biarlah perbedaan itu ada..
Agar kita selalu bicara..
Bercerminlah pada pelangi..
Meskipun banyak warna tapi selalu bersama" - Roman Picisan
"Bulan purnama..
Janganlah wajahmu muram..
Jangan biarkan sinarmu jadi temaram..
Kupastikan padamu aku baik-baik saja..
Luka ini bukanlah derita..
Karena nestapaku hanyalah satu kata..
Kehilanganmu" - Roman Picisan
Dengan pongah aku bicara kejujuran..
Padahal aku menyimpan kebohongan..
Sembunyikan romansa dengan bidadariku..
Biarkan purnamaku tertutup awan..
Karena mengakuinya mengundang amarah,
Menghujamkan luka, di hati orang-orang
Yang kami cinta.." - Roman Picisan
"Pak, harusnya kau kukagumi..
Sepatutnya kau kuidolakan..
Tapi justru kau hujani kami dengan pukulan..
Kau rampas senyum menjadi tangisan..
Pak, kau imam dalam rumah tangga..
Tapi kenapa kau harus membuat kami
Tak berdaya.. " - Karin
"Jangan minta ku ikat hatimu dengan benda
Karena ku ingin mengikatnya dengan cinta
Cincin itu memang menawan
Tapi cintaku lebih mendalam
Akan kuganti hikayat cintaku dengan umpama
Karena cintaku..
Jauh lebih sempurna" - Roman Picisan
"Badai besar itu datang tanpa ku undang..
Asaku luluh lantak..
Saat kulihat bidadariku marah..
Pondasi cintaku pun runtuh dalam sekejap..
Menyisakan puing penyesalan yang mendalam..
Wahai bidadariku..
Dengarlah harapan dari sisa keyakinanku..
Ku ingin cinta kita sekuat karang..
Jangan biarkan rindu terkikis..
Jangan biarkan harapan kita menipis.." - Roman Picisan
Inilah puisi pada sinetron roman picisan terbaru untuk anda dan kalau anda menginginkan puisi roman picisan yang di lengkapi gambar silakan anda kunjungi gambar pusi roman picisan. Terima kasih atas kunjungan anda dan silakan share untuk membantu perkembangan blog sederhanan ini.
"Kau dan aku menyusuri jalan berliku..Kerikil tajam sakiti kedua kaki ku..Angin dingin menusuk tubuhmu..Akankah kita berhenti sampai disini..Ataukah kita saling melengkapi..Dimana aku ciptakan kehangatan api.."Dan kau menyemat kain menjadi alas kaki.." - Roman Picisan
"Pak..
Walaupun kata-katamu kasar
Ku tau kau berhati besar
Pak..
Aku janji padamu
Peluh keringatmu
Akan ku balas dengan semangatku
Air matamu
Akan kubayar dengan prestasiku
Tak berani ku janjikan gunung padamu
Tapi ku pastikan, ku takkan buatmu malu" - Roman Picisan
"Aku berbuat baik..
Tapi mereka menghakimi..
Aku sadar ini adalah ketentuan Tuhan..
Yang sedang mengajarkanku keikhlasan..
Ya Allah..
Jika ini memang ujian darimu
Kuatkanlah aku
Jangan biarkan imanku jauh..
Hanya karena setitik pedih darimu" - Roman Picisan
"Aku takut menyayangimu
Tapi aku sayang
Aku takut jatuh cinta padamu
Tapi aku makin cinta
Kini ku takut kehilanganmu
Tapi kau tak hilang
Terima kasih bidadari
Terima kasih wulandari" - Roman Picisan
"Ku pijak tanah ternyata duri..
Saat ku rasakan ujian ilahi..
Namun ku lihat senyum sang putri disana..
Begitu penuh pesona..
Menarik luka yang ku rasa..
Tuhan..
Biarlah ku tanggung semua beban dan derita..
Asal tetap ku lihat senyuman bidadariku disana.."
"Keindahan ini sedang indah-indahnya
Membuatku bertanya-tanya..
Apakah ini nyata..
Atau hanya halusinasi mata..
Yang ku mampu lakukan hanya berdo'a..
Agar Tuhan..
Selalu menjaga aku dan rasa..
Kamu dan cinta..
Menjaga romansa..
Milik kita.." - Roman Picisan
"Saat aku jatuh terpuruk tak berdaya"Dulu..
Persahabatanku ku agungkan di nadiku
Tekadku ada di pundak mereka
Harapanku kokoh
Dalam genggaman mereka
Keharuan mana yang bisa ku dustakan
Melihat ketulusan yang tak terbantahkan
Semangat mereka begitu membara
Mencari keadilan yang tak bermuara" - Roman Picisan
Waktu kau anggap musuh
Karna berputar teramat lambat
Namun sejak mengenalmu
Waktu berputar kian cepat
Bagai melayang
Seperti hatiku yang bahagia
Hingga ku merasa seakan terbang"
"Ini tentang aku yang berusaha bertahanSaat kabar itu menghujam kepastianApa yang harus aku lakukan?Saat bidadariku terbang dengan seseorangTapi tidak,Peri cintaku tak mungkin hilangKarena wanginya kan slalu ku pegangTak peduli langit berguncangWulandari..Ku mohon padamuJangan buatku merasa terbuang" - Roman Picisan
"Tuhan..
Pedih ini mengoyak hati
Karena kurobohkan kebanggaan bapak
Menjadi luluh lantak
Bulan purnamaku pun
Di balik awan tak nampak
Tuhan..
Teguhkan hati ini
Agar ku raih lagi senyuman
Di wajah bapakku
Dan tetap jalani romansa
Dengan bidadariku" - Roman Picisan
"Ini benar nyata bagikuSaat sendu tak lagi berlabuSaat awan tak lagi kelabuSaat haru menyeruak di kalbuTuhan..Tak sedikitpun ingin ku berpalingDari duka yang kian hebatYakinku tetap tak tertandingPertolonganmu tak pernah datang terlambat" - Roman Picisan
"Ku pikir..
Bahagia sudah ku raih..
Tapi ku jatuh lagi karena ketidakpastian..
Tuhan..
Jangan biarkan debu halangi langkahku..
Jangan biarkan angin bawa mimpiku..
Biarkan aku rengkuh banggaku..
Agar mamak dan bapak tersenyum haru.." - Roman Picisan
"Pak..Kau setangguh beruang..Sekeras batu karang..Kau sering buatku takut..Kau buat hatiku ciut..Tapi..Hari ini ku lihat air matamu..Kau hadirkan kata maafmu..Sekejap kau telah menyatukan retak..Menyiram hati yang luluh lantak.." - Roman Picisan
"Saat ku buat orang tuaku bangga..
Tapi nyatanya..
Separuh rasaku tersiksa..
Saat kulihat bidadariku terluka..
Wahai bulan purnama
Janganlah berurai air mata
Jangan biarkan pesona senyumu tiada
Karena kau buatku tak berdaya" - Roman Picisan
"Mak..Kau peri dunia terindahCintamu tercurah..Kasih sayangmu melimpah..Pak..Kau satria berkuda paling sakti..Pengorbananmu terperiSeluruh tenaga kau beriDemi cemerlangnya masa depanku nantiTerima kasih mak..Terima kasih pak.." - Roman Picisan
"Wahai bidadariku..
Niat menyakitimu tak pernah tersirat..
Salah paham pun tak pernah ingin ku ikat..
Terimalah maaf yang tulus ku semat..
Dari hati yang kini tengah bermunajat..
Duhai bulan purnama..
Jangan biarkan ikrar cinta kita rusak..
Karena ego yang kian sesak..
Lepaskan prasangka yang merangkul sedihmu..
Karena sedihmu..
Mengoyak jiwaku.." - Roman Picisan
"Ya Allah..Terima kasihAtas berkah dan nikmatyang sudah kau berikan pada kamiJangan jadikan kami orang-orang yang sombongKarena semua kemurahan yang kau berikan itu Ya Allah..Tapi jadikanlah kami orang-orang yang selalu bersyukur kepadaMuJagalah kami Ya Allah.Agar selalu berada di jalan yang kau RidhoiTerutama anak kami RomanLindungilah selalu dia Ya AllahBimbinglah langkahnya dalam mencapai cita-citanyaJauhkan dia dari segala mara bahayaDan sucikanlah hatinyaAgar dia selalu menjadi orang yang takut akan engkau Ya Allah..Terima kasih Ya Allah.." - Bapak
"Bidadariku kini tersenyum lagi
Bulan purnamaku kini merona kembali
Andai ku punya kuasa waktu
Akan ku biarkan waktu menjadi beku
Wahai bidadari berwajah jelita
Tetaplah kau tebar wangi cinta
Jangan biarkan malammu pergi
Karena pesona bulan purnamamu
Akan selalu ku nikmati" - Roman Picisan
"Ini cerita kita..Tentang rasa yang sederhana..Romansa yang inginkan bahagia..Namun..harus terbentur nestapa..Mungkin..kita memang harus berpeluh..Namun ku harap kau tak mengeluh..Agar cinta ini tetap mulia..Dan kantungi restu..dari mereka..yang kita cinta.." - Roman Picisan
"Aku dan kamu ada di titik beda yang nyata
Tapi aku tau..
Kita bisa menyatukan rasa bersama..
Biarlah perbedaan itu ada..
Agar kita selalu bicara..
Bercerminlah pada pelangi..
Meskipun banyak warna tapi selalu bersama" - Roman Picisan
"Jangan tanya kenapa kami bersembunyi..Kami pun tak ingin begini..Jangan mencemooh kenapa kami berlari..Sebenarnya kami ingin tampilkan diri..Kami terpaksa..Kami pun terluka..Tapi kami tak lupa berdo'a..Agar hubungan ini bisa nyata.." - Roman Picisan
"Bulan purnama..
Janganlah wajahmu muram..
Jangan biarkan sinarmu jadi temaram..
Kupastikan padamu aku baik-baik saja..
Luka ini bukanlah derita..
Karena nestapaku hanyalah satu kata..
Kehilanganmu" - Roman Picisan
"Tuhan izinkan ku berteriak..Karena kau berikanku keberhasilan mutlak.Bulan purnama, terimalah kemenanganku..Yang ku persembahkan hanya untukmu..Ku percaya ini bukan hebatku..Tapi karena pertolongan dari Tuhanku..Tuhan kita.." - Roman Picisan"Apa yang sudah kukatakan?
Dengan pongah aku bicara kejujuran..
Padahal aku menyimpan kebohongan..
Sembunyikan romansa dengan bidadariku..
Biarkan purnamaku tertutup awan..
Karena mengakuinya mengundang amarah,
Menghujamkan luka, di hati orang-orang
Yang kami cinta.." - Roman Picisan
"Apa salahku?Kenapa kebersamaan kami selalu diganggu..Kenapa masalah datangMencuri kebersamaan dalam waktu..Jangan pergi bidadarikuJangan biarkan ku sendiri tersedu.." - Roman Picisan
"Pak, harusnya kau kukagumi..
Sepatutnya kau kuidolakan..
Tapi justru kau hujani kami dengan pukulan..
Kau rampas senyum menjadi tangisan..
Pak, kau imam dalam rumah tangga..
Tapi kenapa kau harus membuat kami
Tak berdaya.. " - Karin
"Yang ku tahu aku cinta..Tapi kau anggap teman saja..Yang ku rasa ada getar jiwa..Tapi kenapa kau tak merasa..Haruskah aku teriakan rasa..Ataukah..Aku harus memendam selamanya.." - Karin
"Jangan minta ku ikat hatimu dengan benda
Karena ku ingin mengikatnya dengan cinta
Cincin itu memang menawan
Tapi cintaku lebih mendalam
Akan kuganti hikayat cintaku dengan umpama
Karena cintaku..
Jauh lebih sempurna" - Roman Picisan
"Kami masih disiniMenanti walaupun tak pastiHarapkan restu orang tua menghampiriHilangkan semua keraguan hatiDukunglah kami wahai semestaLindungi perjuangan iniSang Maha PenciptaAgar restu ini nyataAgar cinta ini dapat terjaga" - Roman Picisan
"Badai besar itu datang tanpa ku undang..
Asaku luluh lantak..
Saat kulihat bidadariku marah..
Pondasi cintaku pun runtuh dalam sekejap..
Menyisakan puing penyesalan yang mendalam..
Wahai bidadariku..
Dengarlah harapan dari sisa keyakinanku..
Ku ingin cinta kita sekuat karang..
Jangan biarkan rindu terkikis..
Jangan biarkan harapan kita menipis.." - Roman Picisan
"Aku benci dengan nada tunggu di hp ku..Membiarkanku dalam ketidakpastian..Merebakkan kepedihan tanpa kepedulian..Bidadariku..Jawablah panggilanku..Jangan menggantungku untuk mendengar suaramu..Ku rindu dengar kau sebut namaku..Ku nestapa tak mendengar tawamu.." - Roman Picisan
Inilah puisi pada sinetron roman picisan terbaru untuk anda dan kalau anda menginginkan puisi roman picisan yang di lengkapi gambar silakan anda kunjungi gambar pusi roman picisan. Terima kasih atas kunjungan anda dan silakan share untuk membantu perkembangan blog sederhanan ini.
Kumpulan Gambar Puisi Roman Picisan Untuk Wulandari Terbaru
PuisiSaya akan membagikan Kumpulan gambar puisi sinetron roman picisan untuk wulandari. Sebelumnya saya sudah memberikan gambar puisi roman picisan ini di artikel sebelumnya di Puisi Romantis Arbani Yasiz Pada Sinetron Roman Picisan Terbaru. Tetapi kali ini saya akan memberikan gambar puisi roman picisan yang terbaru yang akan saya update setiap hari. Langsung saja ini lah Gambar puisi roman picisan terbaru.
Nah itulah gambar puisi roman picisan terbaru untuk anda. Kalau anda ingin melihat puisi roman picisan lebih banyak anda bisa mengunjungi di Kumpilan Puisi Romantis Roman Picisan Sinetron Di RCTI. Terima kasih untuk anda yang sudah mengunjung blog sederhana ini.
"Kata Orang Di Utara.. Mawar Itu Indah, Aku Diam..
Kata Orang Di Selatan.. Krisantium Lebih Indah, Aku Diam..
Kata Orang Di Timur.. Melati Lebih Indah, Aku Diam..
Saat Orang Di Utara, Selatan Dan Timur Diam.. Aku bilang.. Kau Yang Terindah"
Kata Orang Di Selatan.. Krisantium Lebih Indah, Aku Diam..
Kata Orang Di Timur.. Melati Lebih Indah, Aku Diam..
Saat Orang Di Utara, Selatan Dan Timur Diam.. Aku bilang.. Kau Yang Terindah"
"Ku Pikir Benci, Ternyata Ku Peduli..
Ku Rasa Dendam, Ternyata Rasa Terpendam..
Apakah Ini Namanya Cinta..?"
Ku Rasa Dendam, Ternyata Rasa Terpendam..
Apakah Ini Namanya Cinta..?"
"Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana..
Dengan Kata Yang Tak Sempat Di Ucapkan, Kayu Kepada Api Yang Menjadikannya Abu..
Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana..
Dengan Isyarat Yang Tak Sempat Di Sampaikan Awan Kepada Hujan Yang Menjadikannya Tiada"
Dengan Kata Yang Tak Sempat Di Ucapkan, Kayu Kepada Api Yang Menjadikannya Abu..
Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana..
Dengan Isyarat Yang Tak Sempat Di Sampaikan Awan Kepada Hujan Yang Menjadikannya Tiada"
"Aku Dan Jenuhku.. Bersamaan Membisu..
Terlalu Jauh Untuk Meraih Bintang Yang Sedang Ku Tatap..
Aku Dan Senyumku..
Mengikuti Diam Termenung Namun Tercipta Sebuah Mimpi Yang Hilang Hanya Dalam Sekejap"
Terlalu Jauh Untuk Meraih Bintang Yang Sedang Ku Tatap..
Aku Dan Senyumku..
Mengikuti Diam Termenung Namun Tercipta Sebuah Mimpi Yang Hilang Hanya Dalam Sekejap"
"Di Penghujung Hari Yang Hampir Hilang..
Ku Tetap Menggenggam Rasaku...
Tanpa Memiliki Kesimpulan Tentang Rasamu...
Hanya Mampu Ratapi Rasaku Dan Mendoakan Munculnya Rasamu"
Ku Tetap Menggenggam Rasaku...
Tanpa Memiliki Kesimpulan Tentang Rasamu...
Hanya Mampu Ratapi Rasaku Dan Mendoakan Munculnya Rasamu"
"Ku pikir pisau itu tajam..
Tapi perkataanmu lebih menghujam...
Ku pikir bau bangkai itu busuk...
Tapi penolakanmu lebih menusuk"
Tapi perkataanmu lebih menghujam...
Ku pikir bau bangkai itu busuk...
Tapi penolakanmu lebih menusuk"
Aku dan Kau
Bagaikan Laut
Dan pantai...
Seperti Api Dan
Bara Yang
Meninggalkan Debu...
Menyatu Seperti
Sinar matahari
Menyentuh Embun Pagi...
Menjadikan Tetesan
Air Sebening Kristal..
Bagaikan Laut
Dan pantai...
Seperti Api Dan
Bara Yang
Meninggalkan Debu...
Menyatu Seperti
Sinar matahari
Menyentuh Embun Pagi...
Menjadikan Tetesan
Air Sebening Kristal..
Inginku adalah selalu melihat senyumanmu
Hatiku penuh namamu
Ingin kusampaikan rasa ini
Tetapi bisu, suaraku tertelan ketakutan
Bukan takut akan penolakan
Tapi kehilangan akan kamu dan senyumanmu
Hatiku penuh namamu
Ingin kusampaikan rasa ini
Tetapi bisu, suaraku tertelan ketakutan
Bukan takut akan penolakan
Tapi kehilangan akan kamu dan senyumanmu
Nah itulah gambar puisi roman picisan terbaru untuk anda. Kalau anda ingin melihat puisi roman picisan lebih banyak anda bisa mengunjungi di Kumpilan Puisi Romantis Roman Picisan Sinetron Di RCTI. Terima kasih untuk anda yang sudah mengunjung blog sederhana ini.
Puisi Romantis Arbani Yasiz Pada Sinetron Roman Picisan Terbaru
PuisiSinetron roman picisan yang di perankan arbani yasiz yang terkenal dengan puisi romantisnya sekarang sangat di gemari oleh anak remaja, Sinetron roman picisan the series pun tayang setiap hari di RCTI, Di sinetron roman picisan pun selalu di suguhkan dengan puisi-puisi romantis yang akan di bawakan oleh arbani yasiz.
Untuk anda yang tidak sempat melihat sinetron roman picisan episode terbarunya dan tidak tahu puisi apa yang di bawakan pada hari ini, Saya akan membagikan gambar dan tulisan puisi roman picisan terbaru dan akan saya update setiap hari.
Langsung saja anda lihat puisi roman picisan terbaru plus gambarnya cekidot.
Nah inilah puisi romantis arbani yasiz pada sinetron roman picisan dan saya akan update setiap hari, Karena itu anda pantau terus setiap hari RezaBlog yang akan membagikan puisi roman picisan, Kalau anda ingin melihat kumpulan puisi roman picisan dengan lengkapa silakan kunjungi di Kumpulan Puisi Romantis Roman Picisan Sinetron Di RCTI
Mungkin cukup sampai di sini dulu dan silakan komentar kalau ada salah kata dan terimakasih atas kunjungan anda jangan lupa share agar bisa membantu pengembangan blog yang sederhana ini.
Untuk anda yang tidak sempat melihat sinetron roman picisan episode terbarunya dan tidak tahu puisi apa yang di bawakan pada hari ini, Saya akan membagikan gambar dan tulisan puisi roman picisan terbaru dan akan saya update setiap hari.
Langsung saja anda lihat puisi roman picisan terbaru plus gambarnya cekidot.
Hitam menyelimuti langitku
Malangap senjaku
wahai malam
Gelapmu sungguh kelam
Membuatku tak mampu terpajam
Wahai bintang gemerlap
Bersinarlah kerlap kerlip
Terangilah hati itu
Sinarilah hati ku - Puisi Terbaru Roman Picisan
Malangap senjaku
wahai malam
Gelapmu sungguh kelam
Membuatku tak mampu terpajam
Wahai bintang gemerlap
Bersinarlah kerlap kerlip
Terangilah hati itu
Sinarilah hati ku - Puisi Terbaru Roman Picisan
Pelangi itu, kini bisa kulihat lagi warnanya
Senyum itu, kini bisa kurasakan lagi manisnya
Bidadari itu, masih tetap sama indahnya
Masih tetap sama namanya
Masih tetap wulandari yang ku puja - Puisi Terbaru Roman Picisan
Senyum itu, kini bisa kurasakan lagi manisnya
Bidadari itu, masih tetap sama indahnya
Masih tetap sama namanya
Masih tetap wulandari yang ku puja - Puisi Terbaru Roman Picisan
Cintaku sederhana..
Saat kulihat bidadariku tersenyum, Kupastikan dia akan ada peluku..
Takan pernah ku biarkan siapapun merampas..
Keindahan pelangidi matanya rasaku juga tetap sama..
Biar pelangi itu.. Belum tentu bisa ku genggam..
Tapi ku selalu menatap warna indahnya.. - Puisi Terbaru Roman Picisan
Saat kulihat bidadariku tersenyum, Kupastikan dia akan ada peluku..
Takan pernah ku biarkan siapapun merampas..
Keindahan pelangidi matanya rasaku juga tetap sama..
Biar pelangi itu.. Belum tentu bisa ku genggam..
Tapi ku selalu menatap warna indahnya.. - Puisi Terbaru Roman Picisan
Bulan purnama itu merintih..
Bidadariku terlatih...
Senyumnya tak bisa kunikmati...
Cerianya tak hadir pagi ini...
Sembuhlah purnama ku...
Sehatlah bidadariku...
Karena aku tidak mampu...
Melewat satu hari tanpamu... - Puisi Terbaru Roman Picisan
Bidadariku terlatih...
Senyumnya tak bisa kunikmati...
Cerianya tak hadir pagi ini...
Sembuhlah purnama ku...
Sehatlah bidadariku...
Karena aku tidak mampu...
Melewat satu hari tanpamu... - Puisi Terbaru Roman Picisan
Cintaku sederhana..
Hanya ingin disisi wulandari..
Menjaga bulan purnamaku tanpa henti..
Melindungi bidadariku tanpa terganti..
Namun...
Takdir memaksa cinta ini menjadi kering..
Hanya sebagai hiasan dingding..
Karena dianggap tak pantas bersanding - Puisi Terbaru Roman Picisan
Ku ingin terbang kelangit itu
menggapai bintang nan cemerlang
tuk ku persembahkan pada bapak ku
Ku mau menyelam samudra
mendapatkan mutiara nan berkilau
untuk ku mahkotakan pada mamak ku
namun.. yang kudapat hanyalah pecahan kaca
yang merobek harapa bapak menjadi luka
yang menghancurkan mimpi mamak - Puisi Terbaru Roman Picisan
menggapai bintang nan cemerlang
tuk ku persembahkan pada bapak ku
Ku mau menyelam samudra
mendapatkan mutiara nan berkilau
untuk ku mahkotakan pada mamak ku
namun..
yang merobek harapa bapak menjadi luka
yang menghancurkan mimpi mamak - Puisi Terbaru Roman Picisan
Jantungku bergetar hebat
Setiap khawatirkanmu
Nadi ku bergetar kuat
Setiap kutahu kau terluka
Harusnya kau tahu
Aku Bukan dewa
Aku tak selalu mampu menjaga
Namun tak sanggup bagi ku bila kau terluka - Puisi Terbaru Roman Picisan
Setiap khawatirkanmu
Nadi ku bergetar kuat
Setiap kutahu kau terluka
Harusnya kau tahu
Aku Bukan dewa
Aku tak selalu mampu menjaga
Namun tak sanggup bagi ku bila kau terluka - Puisi Terbaru Roman Picisan
Mataku menolak untuk percaya
Memaksaku melihat kau
Terbaring tak berdaya
Ku menangis pilu
Saat ku tahu
Dia yang mampu menjagai dirimu
Wajahku seperti tertampar
Egoku menggelepar
Karna ku tak berguna
Karna ku tak menjadi pahlawanmu - Puisi Terbaru Roman Picisan
Memaksaku melihat kau
Terbaring tak berdaya
Ku menangis pilu
Saat ku tahu
Dia yang mampu menjagai dirimu
Wajahku seperti tertampar
Egoku menggelepar
Karna ku tak berguna
Karna ku tak menjadi pahlawanmu - Puisi Terbaru Roman Picisan
Ingin ku remehkan cemburuku tapi ku tak mampu
Karna hitamnya menutup relungku
Haruskah ku kasihani cintaku
Yang kini terluka karna sembilu
Dadaku sesak
Malarku terisak
Saatku mulai tertatih
Pada cinta yang semakin perih - Puisi Terbaru Roman Picisan
Karna hitamnya menutup relungku
Haruskah ku kasihani cintaku
Yang kini terluka karna sembilu
Dadaku sesak
Malarku terisak
Saatku mulai tertatih
Pada cinta yang semakin perih - Puisi Terbaru Roman Picisan
Aku percaya..
Persahabatan ini
Telah dewasa pada akhirnya
Dia memberi nyaman dengan tawa
Dia bahagia dengan kebersamaan
Dia tulus dengan pengorbanan
Persahabatan ini tak selalu saling memuji
Tidak juga ada niat untuk menyakiti - Puisi Terbaru Roman Picisan
Persahabatan ini
Telah dewasa pada akhirnya
Dia memberi nyaman dengan tawa
Dia bahagia dengan kebersamaan
Dia tulus dengan pengorbanan
Persahabatan ini tak selalu saling memuji
Tidak juga ada niat untuk menyakiti - Puisi Terbaru Roman Picisan
Kalau tidak ada rasa
Mana mungkin hati ini bergetar setiap menatapmu
Kalau tidak ada cinta pasti tak peduli melihat tangismu
Ya tuhan..
Kalau cinta ku benar sederhana
Kenapa harus ada rasa yang rumit ini - Puisi Terbaru Roman Picisan
Mana mungkin hati ini bergetar setiap menatapmu
Kalau tidak ada cinta pasti tak peduli melihat tangismu
Ya tuhan..
Kalau cinta ku benar sederhana
Kenapa harus ada rasa yang rumit ini - Puisi Terbaru Roman Picisan
Bulan purnamaku
Kenapa harus ku lihat kau tak Bersinar cemerlang bidadariku
Kenapa harus air itu basahi wajahmu yang jelita
Taukah kamu..
Hatiku merintih Saat kulihat kau bersedih
Taukah kamu
Jiwaku merontah
Untuk selalu membuatmu tertawa - Puisi Terbaru Roman Picisan
Kenapa harus ku lihat kau tak Bersinar cemerlang bidadariku
Kenapa harus air itu basahi wajahmu yang jelita
Taukah kamu..
Hatiku merintih Saat kulihat kau bersedih
Taukah kamu
Jiwaku merontah
Untuk selalu membuatmu tertawa - Puisi Terbaru Roman Picisan
Maafku mungkin tak seberapa
Tapi ku ucapkan
Dengan sepenuh jiwa
Maaf..
Ku sering buatmu kecewa
Buatmu tak percaya
Buatmu tak bisa bedakan
Rasa atau bercanda
Tapi cukup sampai disini kebohongan ini
yang ku ingin..
Cinta kita..
Di ukir mulai dari sini.. - Puisi Terbaru Roman Picisan
Tapi ku ucapkan
Dengan sepenuh jiwa
Maaf..
Ku sering buatmu kecewa
Buatmu tak percaya
Buatmu tak bisa bedakan
Rasa atau bercanda
Tapi cukup sampai disini kebohongan ini
yang ku ingin..
Cinta kita..
Di ukir mulai dari sini.. - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Tuhan..
Izinku menari
Karena telah ku sadari..
Rasa ini bukan milik ku sendiri
Tuhan..
Iringi ku bernyanyi
Karena ku kantungi sebuah bukti
Detik ini..
Kuserahkan seluruh hati dan asaku
Hanya kepada satu nama
Namanya Wulandari
Bulan purnama artinya
Bahkan bidadari" - Puisi Terbaru Roman Picisan
Izinku menari
Karena telah ku sadari..
Rasa ini bukan milik ku sendiri
Tuhan..
Iringi ku bernyanyi
Karena ku kantungi sebuah bukti
Detik ini..
Kuserahkan seluruh hati dan asaku
Hanya kepada satu nama
Namanya Wulandari
Bulan purnama artinya
Bahkan bidadari" - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Sekarang..
Aku baru paham kecantikan bidadari
Setelah melihat kau didepan mata
Sekarang..
Ku mengerti keindahan bulan purnama
Setelah menikmati cahayamu ditempat ini
Seandainya ku bisa menawar waktu
Kan ku minta dia tunduk padaku
Tetaplah keindahan itu nyata
Agar aku bisa damai dalam cinta" - Puisi Terbaru Roman Picisan
Aku baru paham kecantikan bidadari
Setelah melihat kau didepan mata
Sekarang..
Ku mengerti keindahan bulan purnama
Setelah menikmati cahayamu ditempat ini
Seandainya ku bisa menawar waktu
Kan ku minta dia tunduk padaku
Tetaplah keindahan itu nyata
Agar aku bisa damai dalam cinta" - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Lagi-lagi aku salah
Ku kira hari ini sudah cukup
Namun perjuanganku untukmu
Masih terus berlanjut
Kukira aku harus menjauh
Namun didekatmu
Selalu menjadi tugasku
Kuharap aku akan selalu salah
Sesalah saat aku mengira
Kau bukan jodohku" - Puisi Terbaru Roman Picisan
Ku kira hari ini sudah cukup
Namun perjuanganku untukmu
Masih terus berlanjut
Kukira aku harus menjauh
Namun didekatmu
Selalu menjadi tugasku
Kuharap aku akan selalu salah
Sesalah saat aku mengira
Kau bukan jodohku" - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Saat kulihat matahari terbenam
Munculah bulan yang menawan
Dan bintang yang rupawan
Sinarnya pun indah menyinari dunia
Tapi sinar indah itu kalah oleh seseorang
Seseorang dengan hati dan senyuman bidadari
Seseorang yang membawa cinta yang tulus
Seseorang yang memberikan kasih yang putih
Tuhan..
Akankah bidadari itu tercipta selamanya untukku
Akankah diriku ini selamanya tercipta untuknya" - Puisi Terbaru Roman Picisan
Munculah bulan yang menawan
Dan bintang yang rupawan
Sinarnya pun indah menyinari dunia
Tapi sinar indah itu kalah oleh seseorang
Seseorang dengan hati dan senyuman bidadari
Seseorang yang membawa cinta yang tulus
Seseorang yang memberikan kasih yang putih
Tuhan..
Akankah bidadari itu tercipta selamanya untukku
Akankah diriku ini selamanya tercipta untuknya" - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Mencintaimu adalah pilihan
Dicintai oleh mu kuanggap anugerah
Menyakitimu kujaga dengan segenap upaya
Disakiti olehmu kuterima semampu raga" - Puisi Terbaru Roman Picisan
Dicintai oleh mu kuanggap anugerah
Menyakitimu kujaga dengan segenap upaya
Disakiti olehmu kuterima semampu raga" - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Belantara hidup ini
Begitu indah ku pijak
Disini aku merangkul sahabatku
Dan disana kupeluk bidadari cintaku
Tuhan..
Jangan hadapkan aku
Pada kata memilih
Karena sahabat atau cintaku
Keduanya begitu berarti
Jangan sampai ada yang terlukai" - Puisi Terbaru Roman Picisan
Begitu indah ku pijak
Disini aku merangkul sahabatku
Dan disana kupeluk bidadari cintaku
Tuhan..
Jangan hadapkan aku
Pada kata memilih
Karena sahabat atau cintaku
Keduanya begitu berarti
Jangan sampai ada yang terlukai" - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Bidadari itu kini menjadi milikku
Yang Tuhan titipkan untukku jaga
Harus ku pastikan
Dia baik-baik saja
Ku kerahkan segala upaya
Agar dia tak terluka
Karena menatap senyumannya
Membuatku percaya
Kalau semua ini nyata" - Puisi Terbaru Roman Picisan
Yang Tuhan titipkan untukku jaga
Harus ku pastikan
Dia baik-baik saja
Ku kerahkan segala upaya
Agar dia tak terluka
Karena menatap senyumannya
Membuatku percaya
Kalau semua ini nyata" - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Jangan tanyakan siapa aku,
Karena aku akan selalu menjadi
Seseorang yang memujamu
Laki-laki mencintaimu,
Apapun rasamu saat ini
Aku tidak peduli
Karena rasaku yang besar ini
Sudah teruji.." - Puisi Terbaru Roman Picisan
Karena aku akan selalu menjadi
Seseorang yang memujamu
Laki-laki mencintaimu,
Apapun rasamu saat ini
Aku tidak peduli
Karena rasaku yang besar ini
Sudah teruji.." - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Maaf..
Adalah satu kata sederhana
yang melegakan jiwa
Maaf..
Empat huruf biasa
Namun melapangkan hati
Menyinari wajah kami
Memberikan kesempatan
bagi cinta
Untuk tumbuh kembali" - Puisi Terbaru Roman Picisan
Adalah satu kata sederhana
yang melegakan jiwa
Maaf..
Empat huruf biasa
Namun melapangkan hati
Menyinari wajah kami
Memberikan kesempatan
bagi cinta
Untuk tumbuh kembali" - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Melihatmu bersusah..
Hatiku resah
Bulan purnama..
Izinkan aku yang jalani susahmu..
Lelah cukup untuk tangan dan kakiku..
Jangan tangan kaki bidadariku.." - Puisi Terbaru Roman Picisan
Hatiku resah
Bulan purnama..
Izinkan aku yang jalani susahmu..
Lelah cukup untuk tangan dan kakiku..
Jangan tangan kaki bidadariku.." - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Matahari gak perlu ngomong
Kalau dia bersinar
Langit juga gak berisik
Menyatakan kalau dia tinggi
Karena apa..
Karena lo akan tau dengan sendirinya" - Puisi Terbaru Roman Picisan
Kalau dia bersinar
Langit juga gak berisik
Menyatakan kalau dia tinggi
Karena apa..
Karena lo akan tau dengan sendirinya" - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Bulan purnama hadir di angkasa
Menerangi dunia..
Wulandari hadir di SMA 712,
Membuat duniaku berwarna,
Tidur nyenyak bidadariku.." - Puisi Terbaru Roman Picisan
Menerangi dunia..
Wulandari hadir di SMA 712,
Membuat duniaku berwarna,
Tidur nyenyak bidadariku.." - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Terima kasih Ya Allah
Atas segala nikmat rezeki dan karuniaMu
Ya Allah hamba percaya
Bahwa tidak ada yang terjadi secara kebetulan
Semua atas kehendak dan izinMu Ya Allah
Ya Allah..
Ku serahkan semua langkah dalam hidupku padaMu
Tuntunlah hamba ke jalanmu yang benar
Lindungilah hamba dan semua orang yang hamba sayangi
Yaitu mamak, bapak, adik hamba Yola dan Wulandari" - Puisi Terbaru Roman Picisan
Atas segala nikmat rezeki dan karuniaMu
Ya Allah hamba percaya
Bahwa tidak ada yang terjadi secara kebetulan
Semua atas kehendak dan izinMu Ya Allah
Ya Allah..
Ku serahkan semua langkah dalam hidupku padaMu
Tuntunlah hamba ke jalanmu yang benar
Lindungilah hamba dan semua orang yang hamba sayangi
Yaitu mamak, bapak, adik hamba Yola dan Wulandari" - Puisi Terbaru Roman Picisan
"Kebersamaan ini indah
Takkan pernah
Kubiarkan bidadariku pergi
Takkan kubiarkan
Bulan purnama terganti
Andai waktu tak tersekat
Kan ku biarkan
Keindahan ini terus terikat" - Puisi Terbaru Roman Picisan
Takkan pernah
Kubiarkan bidadariku pergi
Takkan kubiarkan
Bulan purnama terganti
Andai waktu tak tersekat
Kan ku biarkan
Keindahan ini terus terikat" - Puisi Terbaru Roman Picisan
Nah inilah puisi romantis arbani yasiz pada sinetron roman picisan dan saya akan update setiap hari, Karena itu anda pantau terus setiap hari RezaBlog yang akan membagikan puisi roman picisan, Kalau anda ingin melihat kumpulan puisi roman picisan dengan lengkapa silakan kunjungi di Kumpulan Puisi Romantis Roman Picisan Sinetron Di RCTI
Mungkin cukup sampai di sini dulu dan silakan komentar kalau ada salah kata dan terimakasih atas kunjungan anda jangan lupa share agar bisa membantu pengembangan blog yang sederhana ini.
Gambar Kata-kata Sinetron Roman Picisan Di RCTI
PuisiSinetron roman picisan sekarang semakin di sukai para remaja di tanah air, Karena ceritanya semakin seru dan semakin membuat baper juga, Karena di minati oleh kalangan remaja sinetron roman picisan yang di tayangkan di RCTI ini menjadi sinetron unggulan sehabis sinetron Dunia Terbalik.
Karena sinetron ini terkenal dengan puisinya kemarin saya sudah update tentang beberapa puisi roman picisan dengan bentuk teks, Tapi kali ini saya akan akan update lagi dengan versi yang berbeda yaitu dengan gambar, Karena saya tau kalau dengan gambar kita bisa untuk di jadikan foto di akun sosial media kita.
NAH langsung saja anda lihat gambar-gambar puisi di bawah ini:
Karena sinetron ini terkenal dengan puisinya kemarin saya sudah update tentang beberapa puisi roman picisan dengan bentuk teks, Tapi kali ini saya akan akan update lagi dengan versi yang berbeda yaitu dengan gambar, Karena saya tau kalau dengan gambar kita bisa untuk di jadikan foto di akun sosial media kita.
NAH langsung saja anda lihat gambar-gambar puisi di bawah ini:
![]() |
| Gambar Puisi Roman Picisan |
Aku dan kamu ibarat senja dan malam, saling berdampingan namun tak dapat bersatu
![]() |
| Gambar Puisi Roman Picisan |
Jangan tanya sedang apa aku hari ini, Karena yang kulakukan selalu sama, Sedang mencintaimu,Sedang Mengharapkan mu setiap hari
![]() |
| Gambar Puisi Roman Picisan |
Seorang berkata, Ada satu cara membuat wanita jatuh cinta, Yaitu buatlah dia tertawa, Namun ku tak pernah bisa karena, Saat di tertawa justru diriku yang semakin cinta
![]() |
| Gambar Puisi Roman Picisan |
Harta paling berharga adalah waktu, Warisan paling tak ternilai adalah kesetiaan, Jika keduanya kudapatkan darimu ku tak inginkan lagi semua yang semu
![]() |
| Gambar Puisi Roman Picisan |
Kupikir benci, Ternyata ku peduli, Ku rasa dendam, Ternyata rasa terpendam. Apa itu cinta?
![]() |
| Gambar Puisi Roman Picisan |
Kamu adalah ketidak pastian yang kuperjuangkan.
![]() |
| Gambar Puisi Roman Picisan |
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, Dengan isyarat yang tak pernah sempat di sampaikan, Awan kepada hujan yang menjadikan nya tiada.
Ini lah beberapa gambar dari puisi-puisi roman picisan kalau mau melihat dengan versi texs nya anda bisa kunjungi di Kumpulan Puisi Romantis Roman Picisan Sinetron Di RCTI
Sekian dulu dari saya dan kunjungi terus ke sini karena akan saya update setiap hari dan silakan share arikel ini untuk membantu pengembangan blog kami.
Subscribe to:
Posts (Atom)










































